From Our Blog

mesin fotocopy mini untuk usaha

Pilihan Mesin Fotocopy Mini untuk Usaha

Mengingat masih ada banyak orang yang membutuhkan jasa fotocopy untuk menggandakan berbagai dokumen, layanan fotocopy pun menjadi salah satu usaha yang cukup menjanjikan. Wajar kalau Anda berpikir ikut terpikir untuk menggelutinya. Namun, bagaimana jika ruang usaha yang Anda punya cenderung terbatas? Tidak perlu khawatir, untungnya sekarang sudah ada mesin fotocopy mini yang performanya tidak kalah powerful dari mesin fotocopy biasa. Anda pun bisa menggunakan mesin fotocopy mini untuk usaha. Cek rekomendasinya berikut ini! Canon IR 1643i Salah satu rekomendasi mesin fotocopy mini untuk usaha yang memiliki performa powerful adalah Canon IR 1643i.  Sebagai mesin fotocopy mini, Canon IR 1643i memiliki penggunaan yang simpel dan tentunya mudah digunakan. Dimulai dari copy, print hingga scan, semuanya bisa dilakukan oleh Canon IR 1643i ini. Canon IR 1643i memiliki kecepatan copy hingga 35 lembar per menit. Dengan kecepatan yang luar biasa untuk mesin fotocopy mini, tentunya sudah cukup digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya dalam bisnis. Canon MF 515 X Jika Anda mencari mesin fotocopy mini untuk usaha yang juga bisa dipakai untuk print dokumen, maka Canon MF 515 X adalah salah satu rekomendasi yang wajib dipertimbangkan. Bahkan Anda juga bisa melakukan direct print dengan menghubungkan USB pada mesin fotocopy. Fitur satu ini berlaku untuk file dengan format JPG, TIFF, dan PDF. Tidak hanya itu, Canon MF 515 X juga mampu melakukan scan dokumen dengan resolusi 300×300 dpi dan 200×200 dpi. Sementara itu, untuk kemampuan fotocopy sendiri, Canon MF 515 X dapat menggandakan dokumen berukuran A4 dengan kecepatan 40 ppm. Idealnya, mesin fotocopy buatan Canon ini mampu melakukan fotocopy dokumen hingga 999 copies. Canon MF 515 X semakin powerful dengan adanya fitur-fitur pendukung seperti memory sort, frame erase, dan ID card copy. Canon Image Class MF 237 W Salah satu keunggulan Canon Image Class MF 237 W adalah kemudahan dalam pengoperasian. Hal ini karena adanya fitur 6 line monochrome LCD touch screen. Dari LCD touch screen inilah anda bisa mengoperasikan mesin fotocopy untuk mencetak, scan, bahkan hingga fax. Kualitas hasil cetaknya pun tidak main-main, dengan resolusi mencapai 1200×1200 dpi. Selain itu, koneksi juga menjadi keunggulan lain dari mesin fotocopy mini untuk usaha ini. Canon Image Class MF 237 W dilengkapi dengan fitur Wired LAN, Wi-Fi 802.11 b/g/n dan WPS Push Button Mode. Fitur ini memungkinkan kamu untuk menghubungkan mesin fotocopy dengan koneksi Wi-Fi. Sedangkan, untuk kapasitas fotocopy-nya sendiri, setiap bulannya Canon Image Class MF 237 W mampu mencetak hingga 500 sampai 2.000 halaman.   Walaupun mungkin lahan untuk jasa fotocopy cenderung terbatas, Anda tidak perlu khawatir karena saat ini telah hadir mesin fotocopy mini untuk usaha yang relatif lebih hemat tempat. Ketiga rekomendasi atas bisa Anda pertimbangkan. Apa pun mesin fotocopy mini yang Anda pilih, segera dapatkan produknya dengan penawaran harga terbaik di pusatfotokopi.com!   Tertarik untuk memulai usaha fotocopy? Kini kami menyediakan Paket Usaha Fotocopy untuk Anda!
Cara Menghubungkan Mesin Fotocopy dengan Komputer Via Wi-Fi

Cara Menghubungkan Mesin Fotocopy dengan Komputer Via Wi-Fi

Seiring dengan perkembangan teknologi, mesin fotocopy saat ini tidak hanya berfungsi untuk menggandakan dokumen. Anda juga bisa menggunakannya untuk mencetak (print) file tertentu. Sudah ada cukup banyak produk mesin fotocopy yang dilengkapi fitur print. Umumnya, mesin fotocopy tersebut dilengkapi pula dengan fitur Wi-Fi agar Anda bisa menghubungkannya ke komputer. Dengan begitu, Anda pun bisa mencetak file secara mudah dan praktis. Lalu, bagaimana cara menghubungkan mesin fotocopy dengan komputer via Wi-Fi? Berikut ini Cara Menghubungkan Mesin Fotocopy dengan Komputer Via WiFi

Beberapa peralatan yang dibutuhkan

Sebelum mempelajari cara menghubungkan mesin fotocopy dengan komputer via WiFi, Anda perlu menyiapkan beberapa peralatan terlebih dulu. Pastikan pula mesin fotocopy Anda memang dilengkapi dengan fitur koneksi Wi-Fi, ya. Ini dia rincian peralatannya:  
  • Router/Wi-Fi

  Peralatan satu ini digunakan untuk menghubungkan beberapa network. Router inilah yang akan menerima IP address pada mesin fotocopy untuk kemudian disambungkan ke jaringan. Dengan begitu, komputer pun nantinya bisa mendeteksi IP address dari mesin fotocopy tersebut.  
  • Kabel UTP

  Kabel unshielded twisted pair (UTP) adalah media penghubung dalam jaringan local area network (LAN). Secara umum, ada dua jenis UTP yang paling sering digunakan, yaitu tipe straight dan cross. Untuk menerapkan cara menghubungkan mesin fotocopy dengan komputer via Wi-Fi, yang akan digunakan adalah kabel UTP bertipe straight.  
  • Software fotocopy

  Hal terakhir yang perlu Anda persiapkan adalah perangkat lunak atau software dari mesin fotocopy. Dengan melakukan install software, Anda pun bisa lebih mudah melakukan pengaturan cara menghubungkan mesin fotocopy dengan komputer via Wi-Fi.

Langkah menghubungkan mesin fotocopy dengan komputer via Wi-Fi

Setelah mempersiapkan berbagai hal penting di atas, kini saatnya Anda menghubungkan mesin fotocopy dengan komputer melalui jaringan Wi-Fi. Berikut langkah-langkah yang perlu Anda perhatikan:  
  • Hubungkan mesin fotocopy dan router dengan kabel UTP

  Pada mesin fotocopy, carilah colokan RJ45. Masukkan salah satu ujung kabel UTP ke colokan tersebut. Lalu, sambungkan ujung lain dari kabel UTP ke colokan perangkat router Wi-Fi yang telah Anda persiapkan sebelumnya. Baca juga: Perhitungan Sederhana Modal Usaha Fotocopy untuk Anda yang Ingin Mulai Bisnis Sendiri  
  • Mencari IP address di komputer

  Tujuan dari tahapan ini adalah mengetahui IP address pada komputer, sekaligus dengan subnet mask, gateway, dan DNS yang nantinya akan di-input ke mesin fotocopy. Caranya adalah dengan masuk ke menu Network and Sharing Center pada komputer, lalu pilih Wireless Network Connection. Kemudian, klik opsi Detail. Layar akan menampilkan subnet mask, gateway, dan DNS. Anda bisa mencatatnya pada kertas.  
  • Input data ke mesin fotocopy

  Pada mesin fotocopy, masuklah ke menu Additional Function > System Setting > Network Setting > IP Address. Lalu, input data subnet mask, DNS, dan gateway yang sebelumnya telah Anda catat. Pastikan Anda juga memasukkan IP address, tapi bedakan dari IP address yang ada pada komputer.  
  • Ping IP address

  Tujuan dari ping IP address adalah mencari tahu apakah IP address yang Anda masukkan dapat diterima oleh jaringan. Dari sini, Anda juga bisa tahu apakah gateway telah direspon oleh host atau belum. Caranya adalah masuk ke menu PING Command pada setting-an mesin fotocopy. Masukkan angka gateway, lalu klik Start. Apabila muncul notifikasi “Respond from the host”, maka mesin fotocopy berhasil masuk ke jaringan. Baru setelah itu masukkan IP address mesin fotocopy pada kolom yang tersedia dan klik Start. Sama seperti sebelumnya, jika muncul notifikasi “Respond from the host”, artinya IP address telah sesuai. Namun, apabila notifikasi yang muncul dari kedua ping adalah “Not respond from the host”, Anda bisa mencoba mengganti IP address dan input kembali hingga muncul notifikasi “Respond from the host”. Terakhir, restart mesin fotocopy Anda sebelum digunakan.  
  • Setting pada komputer

  Setelah melakukan setting pada mesin fotocopy, sekarang saatnya install software mesin fotocopy pada komputer Anda. Masuklah ke menu Device and Printer > Add Printer > Add a Network, Wireless, or Bluetooth Printer. Nantinya, sistem komputer Anda akan berusaha melacak IP address dari mesin fotocopy. Jika sudah terlacak, Anda bisa pilih lokasi untuk menyimpan software mesin fotocopy pada komputer dan lakukan install.   Begitulah cara menghubungkan mesin fotocopy dengan komputer via Wi-Fi. Dengan begini, aktivitas print dokumen dari komputer pun bisa dilakukan secara praktis. Sekarang Anda juga bisa dengan mudah mendapatkan mesin fotocopy yang dilengkapi Wi-Fi. Apalagi sudah ada pusatfotokopi.com yang memungkinkan Anda untuk membeli mesin fotocopy secara online!
cara fotocopy bolak balik

4 Cara Fotocopy Bolak Balik

Sebagai pemilik usaha fotocopy, tentunya Anda sudah sering mendapat permintaan penggandaan dokumen bolak balik. Umumnya, dokumen yang minta digandakan bolak balik adalah KTP, SIM, STNK, dan lainnya. Bagi yang sudah terbiasa, cara fotocopy bolak balik akan terlihat mudah. Namun, untuk yang belum familiar dengan fitur mesin fotokopi, menggandakan dokumen dengan hasil bolak balik tentu bakal sedikit rumit. Untungnya, Pusat Fotokopi punya panduannya untuk Anda.

Satu dokumen posisi vertikal

Cara fotocopy bolak balik yang pertama adalah untuk satu dokumen seperti KTP, SIM, atau STNK. Panduannya bisa Anda lihat di bawah ini:
  1. Letakkan dokumen yang akan digandakan di atas kaca mesin fotokopi dengan posisi vertikal. Tutup ADF (bagian atas penutup mesin fotokopi).
  2. Lalu, klik menu Two Sided pada layar.
  3. Lanjutkan dengan memilih 2-2 Sided.
  4. Klik OK, lalu klik Start.
  5. Tunggu beberapa saat hingga tulisan keluar.
  6. Lalu, balik kertas pada kaca mesin fotokopi, searah dengan jarum jam. Perlu diingat, Anda harus benar-benar membaliknya searah dengan jarum jam agar hasil di sisi kedua tidak terbalik.
  7. Klik Start lagi dan klik OK.
  8. Proses fotocopy bolak balik sudah selesai.

Satu dokumen posisi horizontal

Cara kedua, Anda bisa fotocopy bolak balik dengan posisi kertas horizontal. Langkahnya seperti berikut ini:
  1. Letakkan dokumen yang akan digandakan di atas kaca mesin fotokopi dengan posisi horizontal. Jangan lupa tutup ADF-nya.
  2. Klik menu Two Sided, lalu lanjutkan dengan klik 2-2 Sided.
  3. Jika sudah, klik OK dan teruskan dengan klik Start.
  4. Tunggu sampai kertas keluar.
  5. Kalau sudah, balik kertas searah dengan jarum jam. Pastikan benar-benar mengikuti arah pergerakan jarum jam saat membalik agar hasil di sisi kedua kertas tidak terbalik.
  6. Klik Start dan klik OK lagi.

Fotocopy bolak balik berganda

Sering kali pula Anda temui pelanggan yang meminta fotokopi bolak balik berganda. Maksudnya, dalam satu kertas, ada lebih dari satu hasil fotokopi bolak balik. Anggap saja Anda pakai kertas ukuran A4, maka hasil fotokopi berganda ini adalah delapan sampai sepuluh KTP bolak-balik. Untuk bisa melakukannya, berikut cara fotocopy bolak balik berganda:
  1. Letakkan dokumen yang akan digandakan di sebelah kiri atas kaca mesin fotocopy.
  2. Pilih kertas A4 dan klik menu Two Sided Mode.
  3. Selanjutnya, klik 1-2 Sided.
  4. Tekan Image Repeat, maka akan muncul pilihan kolom Y dan X. Kalau Anda mau sepuluh hasil fotokopi dokumen, maka pada kolom Y isikan angka lima dan pada kolom X isikan angka dua. Kalau mau delapan copy, isikan angka empat pada kolom Y dan angka dua pada kolom X.
  5. Tutup ADF dan klik Start.
  6. Berikutnya, akan muncul dialog pilihan kertas dan Anda hanya perlu menekan Start lagi.
  7. Balik dokumen yang digandakan searah dengan jarum jam, lalu tekan Start lagi.
  8. Jika sudah selesai, klik Done dan potong hasil penggandaan dokumen.
Baca juga: Cara Print Bolak Balik Pdf Yang Wajib Anda Ketahui

Dua dokumen posisi vertikal atau horizontal

Selain hasilnya yang bisa berganda, sebenarnya Anda pun bisa mem-fotocopy dua dokumen bolak balik untuk hasil yang berada di kertas yang sama. Misalnya, ada pelanggan yang ingin fotokopi SIM dan KTP bolak balik dan hasilnya harus pada kertas yang sama. Maka, seperti ini cara melakukannya:
  1. Letakkan dokumen pertama yang akan digandakan pada posisi vertikal/horizontal sesuai dengan keinginan.
  2. Klik menu Two Sided dan klik 1-2 Sided.
  3. Klik OK dan klik Start.
  4. Tunggu sampai hasil penggandaan keluar.
  5. Lanjut, letakkan dokumen kedua dengan posisi yang sama seperti dokumen pertama.
  6. Klik Start dan klik OK lagi.
  7. Saat hasilnya sudah keluar, maka proses fotocopy bolak balik untuk dua dokumen ini selesai.
  Demikian panduan tentang cara fotocopy bolak balik. Anda bisa langsung mencobanya untuk melayani pelanggan atau latihan dulu sampai hafal step by step-nya. Bila membutuhkan mesin fotocopy yang canggih agar bisa fotocopy bolak balik, bisa langsung ke website pusatfotokopi.com!
cara print di mesin fotocopy

4 Cara Print di Mesin Fotocopy

Keberadaan printer nyatanya tidak pernah menggeser posisi mesin fotocopy sebagai alat untuk menggandakan sekaligus mencetak dokumen. Mesin fotocopy masih dianggap lebih unggul daripada printer karena mampu mencetak dokumen dalam ukuran yang beragam. Tidak seperti printer, mesin fotocopy mampu mencetak dan menggandakan dokumen hingga ukuran A3 atau bahkan lebih. Jika ini adalah pertama kalinya Anda akan mencetak dokumen, berikut cara print di mesin fotocopy!

Siapkan perangkat yang diperlukan

Sebelum mulai membahas panduan cara print di mesin fotocopy, terlebih dahulu Anda siapkan perangkat yang akan diperlukan. Pertama, sudah pasti mesin fotocopy. Anda bisa pakai mesin dari merek Canon seri Image Runner yang kebanyakan sudah memiliki fitur print. Bila belum memilikinya, bisa beli di pusatfotokopi.com. Kedua, siapkan komputer atau laptop yang sudah terintegrasi dengan LAN. Ketiga, kabel LAN type Cross jika Anda berencana untuk menghubungkan mesin fotocopy dengan satu komputer atau laptop, atau type Straight jika memakai modem. Keempat, driver fotocopy. Kalau semua perangkat ini sudah tersedia, mari mulai langkahnya dari setting IP address.

Setting IP Adress

Langkah-langkah untuk mengatur IP Adress di komputer atau laptop Windows 7 adalah sebagai berikut:
  1. Tekan menu Start, lalu masuk ke menu Control Panel.
  2. Pilih Network and Internet.
  3. Lalu pilih opsi Network and Sharing Center.
  4. Klik menu Change Adapter Settings, lalu klik dua kali pada pilihan Local Area Connection.
  5. Pada tab Networking, klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4), kemudian lanjutkan dengan klik Properties.
  6. Setelah menu Properties terbuka, pada tab General pilih Use the following IP address dan isikan IP address, Subnet Mask, dan Default Gateway.
  7. Bila proses ini sudah selesai Anda lakukan, bisa lanjut ke proses berikutnya. 

Konfigurasikan IP Addres di mesin fotocopy

Pada tahap kedua cara print di mesin fotocopy, yang harus Anda lakukan adalah melakukan konfigurasi IP Address di mesin fotocopy. Seperti ini caranya:
  1. Tekan tombol dengan ikon bintang “*”(Additional Functions)
  2. Pilih menu System Setting
  3. Pilih opsi Network Setting
  4. Lanjutkan dengan klik pilihan TCP/IP Setting. 
Kalau langkah ini sudah berhasil Anda lakukan, selanjutnya silakan isi settingan-nya seperti berikut ini:
  1. IP: 192.168.1.5
  2. Subnet Mask: 255.255.255.0
  3. Gateway Address: 192.168.1.1
  4. Tekan Done beberapa kali sampai tampilan menu awalnya Ready to Copy.
  5. Kemudian, tekan tombol On/Off di panel. Tunggu beberapa saat, lalu matikan saklar Power.

Pasang kabel LAN

Selamat Anda sudah berhasil sampai di tahap terakhir cara melakukan setting komputer/laptop dengan mesin fotocopy. Pada tahap ini, yang harus dilakukan adalah memasang kabel LAN untuk menghubungkan komputer/laptop ke mesin fotocopy. Caranya adalah:
  1. Pasang kabel LAN yang tadi sudah disiapkan untuk menghubungkan PC dengan mesin.
  2. Setelah kabel terpasang, hidupkan mesin fotocopy yang awalnya sudah dimatikan tadi.
  3. Lakukan tes pada perangkat untuk melihat apakah keseluruhan proses sudah berhasil.
  4. Tes koneksi perangkat PC dengan mesin fotocopy dengan cara klik tombol Start.
  5. Berikutnya, ketikkan CMD pada kotak Search Program and Files, kemudian tekan Enter.
  6. Lanjutkan dengan mengetikkan alamat IP Address mesin fotocopy setelah diawali dengan kata ping. Ketikkan seperti ini, ping192.168.1.5.
  7. Jika pesan yang muncul adalah Reply from 192.168.1.5., itu tandanya proses setting mesin fotocopy dengan PC sudah berhasil.
Baca juga: Jangan Salah, Ini Cara Print Hitam Putih yang Benar Agar Mesin Tetap Awet Bila Anda sudah berhasil sampai tahap terakhir, itu artinya seluruh cara print di mesin fotocopy telah selesai. Kini, perangkat Anda sudah saling terhubung dan bisa langsung digunakan untuk mencetak dokumen. Saat akan mencetak dokumen, pilih nama mesin fotocopy Anda dan tekan Print seperti biasa. Selamat mencoba!
fotocopy berwarna

Memilih Mesin Fotocopy Untuk Fotocopy Berwarna

Kalau flashback beberapa tahun ke belakang, sangat sulit untuk mendapatkan hasil salinan yang sama persis warnanya dengan dokumen asli. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, sekarang sudah banyak mesin fotocopy berwarna yang memberikan hasil salinan sama persis dengan warna dokumen asli. Anda pun tak perlu lagi scan dan print ulang dokumen untuk mendapatkan warna aslinya. Berikut ini ada beberapa rekomendasi mesin fotocopy berwarna yang ada di pusatfotokopi.com!

Canon IR C3020

Canon IR C3020 adalah mesin fotocopy yang cocok untuk bisnis maupun penggunaan kantor dengan kapasitas yang cukup besar. Mesin ini memiliki kemampuan menyalin dokumen hingga 999 lembar lebih dalam satu waktu. Sedangkan kecepatannya menyalin dokumen mencapai 20 ppm untuk kertas ukuran A4 dan 15 ppm untuk kertas ukuran A3. Untuk kualitas warna hasil cetakan tidak perlu dipertanyakan lagi, sebab Canon IR C3020 sudah dilengkapi dengan teknologi warna V2. Ditambah adanya layar touchscreen LCD 5 inci yang memudahkan navigasi agar lebih cepat dan mudah. Mau menggunakan fitur apa pun, tinggal swipe, flick, dan scroll.

Canon IR C1325

Bila Anda membutuhkan mesin fotocopy berwarna untuk memenuhi kebutuhan menyalin dokumen dalam jumlah yang tidak terlalu banyak, maka bisa pertimbangkan untuk memilih Canon IR C1325. Mesin ini memiliki kemampuan untuk menyalin dokumen hitam putih dan berwarna dengan kecepatan 25 cpm untuk ukuran kertas A4. Di samping menyalin dokumen, mesin fotocopy ini juga bisa digunakan untuk print dan scan. Keunggulan lainnya adalah mesin fotocopy ini bisa dipakai untuk menyalin dokumen dengan hasil ukuran kertas yang bervariasi, yaitu A4, B5, A5, dan custom size (98.4 x 190.5 – 216 x 355.6 mm). Kapasitas kertasnya mencapai 550 lembar untuk ukuran 8 gram/m2. Sangat cukup bila penggunaannya untuk di kantor atau sekolah.

Fuji Xerox DC SC2022 CPS – 1 Tray

Fuji Xerox DC SC2022 CPS – 1 Tray adalah mesin fotocopy yang menjadi salah satu andalan dari brand Fuji Xerox. Mesin ini dilengkapi dengan berbagai fitur canggih yang tentunya akan memudahkan dan memaksimalkan pekerjaan sehari-hari. Bukan hanya bisa untuk menyalin dokumen berwarna, Fuji Xerox DC SC2022 juga bisa digunakan untuk print dan scan. Dengan kapasitas tray yang mampu menampung 400 sampai 550 lembar kertas, mesin fotocopy ini mampu mencetak hingga ratusan salinan dalam satu waktu. Untuk menyalin atau mencetak dokumen, Anda bisa menghubungkan perangkat lain ke mesin fotocopy dengan menggunakan kabel LAN, cloud print, mobile print, dan USB. Mau menyalin dokumen bolak balik pun bisa lebih mudah karena sudah ada teknologi DADF. Baca Juga: Memahami Jenis Jenis Mesin Fotocopy Sebelum Membeli

Canon IR Adv C3525i

Rekomendasi mesin fotocopy berwarna yang terakhir adalah Canon IR Adv C3525i. Mesin fotocopy ini memiliki ukuran yang kecil namun performanya sungguh besar. Dengan kapasitas input kertas maksimal 2.300 lembar (80 gsm), Canon IR Adv C3525i memiliki kecepatan print 25 ppm untuk kertas ukuran A4, 15 ppm, untuk kertas ukuran A3, 20 ppm untuk kertas ukuran A4R, dan 25 ppm untuk kertas ukuran A5R. Selain itu, mesin fotocopy ini juga mampu menyalin dokumen hingga lebih dari 999 lembar dalam sekali cetak. Resolusi hasil salinannya pun cukup tinggi, yaitu 600dpi x 600dpi dan 1200dpi x 1200dpi. Keunggulan lainnya adalah adanya fitur menyalin dan mencetak dokumen dari USB, perangkat seluler, dan perangkat lain yang terhubung ke internet dan layanan cloud.   Masing-masing dari rekomendasi mesin fotocopy berwarna di atas memiliki kelebihan dan keunggulannya sendiri. Tinggal Anda sebagai pengguna yang menentukan mau pilih yang mana. Agar tidak bingung, sesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan bujet. Semoga informasi ini membantu!
cara sukses memulai bisnis fotocopy

Cepat Balik Modal, Ini 4 Cara Sukses Memulai Bisnis Fotocopy

Kebanyakan orang tidak ingin kerja kantoran dan memilih untuk membuka usaha sendiri yang sukses dan menguntungkan. Padahal membuka usaha sendiri tidaklah mudah dan memiliki banyak tantangan sendiri cara sukses memulai bisnis fotocopy. Perlu banyak pembelajaran dan pengorbanan agar sebuah bisnis dapat berjalan lancar. Dari banyaknya bisnis yang dapat didirikan, ada satu bisnis yang masih dapat bertahan hingga saat ini, yaitu bisnis fotocopy. Kamu dapat menemukan bisnis fotocopy di banyak tempat. Ada bisnis fotocopy yang didirikan di sekolah, perumahan, bahkan di dekat perkantoran. Bisnis fotocopy memang tidak memerlukan modal yang sebesar bisnis lainnya. Kamu hanya perlu menyediakan alat-alat fotocopy berserta tempat yang strategis. Peluang bisnis fotocopy juga besar, karena semua orang pasti membutuhkan jasa cetak. Bisnis fotocopy juga bukan merupakan bisnis yang musiman. Bisnis ini akan selalu laku setiap saat karena tidak bergantung pada musim-musim tertentu. Semua kalangan membutuhkan bisnis fotocopy, dari pelajar, pekerja kantoran, mahasiswa, hingga karyawan, dan lain-lain. Selain itu, barang-barang yang dijual di bisnis fotocopy tidak akan basi dan kadaluwarsa. Berbeda dengan bisnis makanan atau minuman, semua barang yang dijual pasti memiliki tanggal kadaluwarsa. Harga-harga barang yang dijual di bisnis fotocopy juga memiliki harga yang relatif stabil. Sebenarnya, apa saja yang harus dilakukan agar bisnis fotocopy dapat sukses dan cepat balik modal? Yuk, ikuti 4 cara berikut ini!

Memilih lokasi bisnis yang tepat

Setiap bisnis harus didirikan pada lokasi yang tepat dan strategis. Kamu dapat menyesuaikan lokasi bisnismu dengan target market yang dituju. Apabila kamu membuka bisnis fotocopy, tentunya kamu tidak boleh mendirikannya di tengah-tengah pasar. Di pasar, sangat sedikit kali orang yang membutuhkan jasamu. Melainkan kamu dapat mendirikan bisnismu di dekat sekolah, kampus, atau kantor. Para pelajar dan pekerja pasti langsung berbondong-bondong pergi ke tempatmu saat membutuhkan jasa cetak. Di tempat-tempat yang strategis, tentunya bisnismu akan lebih berkembang karena mendapatkan banyak pelanggan.

Gunakan strategi pemasaran yang efektif

Selain tempat, kamu juga harus memperhatikan strategi pemasaran yang kamu gunakan. Pastikan strategi pemasaranmu ampuk, efisien, dan tepat sasaran. Apabila bisnis fotocopy-mu terletak di sekolah, maka kamu bisa membagikan brosur ke guru-guru maupun murid. Guru akan menjadi pelanggan setiamu yang memerlukan jasa cetak untuk soal-soal ulangan. Selain itu, murid juga pasti membutuhkan jasa cetak untuk tugas sehari-hari. Jangan memberikan brosur kepada ibu penjaga kantin sekolah, karena pastinya itu tidak sesuai dengan target market. Jangan lupa memasang spanduk yang besar di depan bisnismu agar orang-orang mengetahuinya. Selain itu, tentunya strategi pemasaran dapat dilakukan dari mulut ke mulut. Orang-orang akan melakukan promosi tentang bisnismu secara sukarela apabila servis yang mereka puas dengan servis yang didapatkan. Oleh karena itu, pastikan kamu memberikan servis yang terbaik dehingga pelangganmu puas dan kembali lagi menggunakan jasamu.

Sediakan fasilitas lengkap

Jangan lupa untuk pastikan bahwa bisnis fotocopy-mu memiliki tempat yang nyaman. Pelanggan pasti butuh menunggu hasil cetak yang dibutuhkan, sehingga fasilitas lengkap seperti tempat duduk dan kipas angin akan membuat pelanggan lebih nyaman menunggu. Selain itu, kamu dapat menjual barang sampingan seperti alat tulis, buku, dan map-map. Orang yang menunggu hasil cetakan dapat melihat-lihat barang yang dijual dan berujung membelinya.

Pertimbangkan harga fotocopy

Penetapan harga fotocopy harus dilakukan matang-matang. Hal-hal yang harus dipertimbangkan adalah harga pesaing dan profit yang bisa didapatkan. Pastinya, harga fotocopy harus tetap memberimu untung. Namun harga tidak boleh terlalu tinggi agar pelanggan tidak beralih ke tempat fotocopy lainnya. Harga yang terlalu tinggi bisa membuat orang enggan untuk menjadi pelanggan di bisnis fotocopy-mu. Demikianlah 4 cara yang dapat kamu ikuti agar sukses memulai bisnis fotocopy. Selain mengikuti beberapa cara di atas, tentunya kamu harus mempersiapkan mentalmu sendiri. Dengan memiliki mental kuat, kamu dapat menghadapi berbagai tantangan yang ada dan tidak mundur saat ada hambatan. Semoga bisnis fotocopy-mu menjadi sukses!
perkembangan mesin fotocopy

Perkembangan Mesin Fotocopy dari Waktu ke Waktu

Mesin fotocopy sangat membantu kita semua untuk menyalin dokumen dalam jumlah banyak. Tanpa adanya mesin fotocopy perkembangan mesin fotocopy, bukan tidak mungkin sampai sekarang Anda masih harus menulis atau mengetik dokumen dalam jumlah banyak sesuai kebutuhan. Saat ini, sudah banyak mesin fotocopy yang dilengkapi dengan beragam fitur canggih. Hal tersebut membuktikan bahwa mesin fotocopy sudah jauh lebih maju dari ketika pertama kali ia ditemukan pada tahun 1930-an. Memangnya, bagaimana perkembangan mesin fotocopy dari waktu ke waktu?

Ditemukan oleh Chester Carlson

Chester Carlson adalah sosok yang berjasa dalam penemuan dan perkembangan mesin fotocopy. Bekerja di sebuah kantor paten, ia sering kali harus membuat salinan dokumen dalam jumlah banyak. Pada masa itu, hal tersebut tentu dianggap sulit dan membutuhkan banyak biaya. Dari situlah ia mulai mencari cara untuk memindahkan gambar antar kertas dengan menggunakan listrik statis. Selama kurang lebih lima belas  tahun, Carlson mengembangkan penemuannya itu hingga ia akhirnya menemukan fotografi elektron pada 1937. Ia pun langsung mengajukan hak paten atas penemuannya tersebut. Setahun kemudian, Carlson memberi nama Xenography atas penemuannya tersebut.

Masuk dunia komersil pada tahun 1949

Sayangnya, memasuki era Perang Dunia ke-2, tidak ada yang mau mengembangkan mesin fotocopy penemuan Chester. Saat itu, orang-orang disibukkan dengan perang sehingga belum ada yang membutuhkan mesin fotocopy. Namun, kondisi tersebut perlahan berubah pada tahun 1949 ketika mesin fotocopy akhirnya mulai dikembangkan untuk kebutuhan komersil. Pada saat ini, mesin fotocopy masih membutuhkan waktu lama untuk menyalin satu dokumen saja. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan mesin fotocopy yang semakin canggih, mesin fotocopy pun bisa menyalin tujuh dokumen sekaligus dalam waktu satu menit saja. Dinamakan sebagai Xerox-914, penemuan mesin ini menjadi salah satu milestone terbesar bagi Carlson.

Kerja sama dengan The Haloid Company membentuk Xerox Corporation

Berkat penemuan dan perkembangan mesin fotocopy ini, Carlson pun mendapat pengakuan dari seluruh dunia. Walaupun sudah sukses kaya raya, ia tidak berhenti melakukan pengembangan mesin fotocopy dan akhirnya bekerja sama dengan The Haloid Company. Perusahaan ini nantinya dikenal sebagai Xerox Corporation. Pada tahun 1955, bersama The Haloid Company, Carlson memproduksi mesin xerographic otomatis pertama di dunia. Tiga tahun kemudian, perkembangan mesin fotocopy semakin canggih dengan hadirnya Xerox 914, yang kesuksesannya sangat tinggi. Bahkan mesin fotocopy ini berhasil meningkatkan pendapatan Haloid Company dari yang semula USD 2 juta pada 1960 menjadi USD 22 juta pada 1963.

Berbagai merek baru bermunculan

Penemuan mesin fotocopy dari Carlson bersama Xerox memicu munculnya brand-brand mesin fotocopy lain. Misalnya, pada tahun 1975, muncul perusahaan Ricoh dengan produknya RiCopy DT 1200, yang menjadi pesaing Xerox di pasaran. Sepanjang sepuluh tahun berikutnya, brand-brand fotografi mulai terjun memproduksi mesin fotocopy. Sebut saja brand-brand seperti Panasonic, Minolta, Canon, Toshiba, dan Sharp. Mereka mengeluarkan mesin fotocopy kantor kecil untuk bersaing dengan Xerox. Walaupun begitu, sampai sekarang Xerox masih menjadi brand unggulan di industri mesin fotocopy. Dealership Xerox mulai berdiri di berbagai negara di dunia, semakin menguatkan perkembangan mesin fotocopy secara global. Berkat Chester Carlson, kini kita bisa menyalin dokumen dalam jumlah banyak secara cepat. Perkembangan mesin fotocopy juga berhasil menghadirkan produk-produk mesin fotocopy yang lebih canggih. Anda bisa menemukan ragam mesin fotocopy ini di pusatfotokopi.com, penyedia produk mesin fotocopy melalui online platform. Semoga bermanfaat!
lcd mesin fotocopy blank

Cara Atasi Layar Mesin Fotocopy yang Blank

Tidak jarang saat mengoperasikan mesin fotocopy, layar LCD mesin fotocopy blank atau gelap. Ini tentu sangat mengganggu proses kerja. Karena fungsi LCD pada mesin fotocopy yang menampilkan informasi serta status kerja mesin tidak dapat ditunjukkan. Kondisi layar LCD mesin fotocopy blank ini bisa saja terjadi, dan tidak perlu panik saat ini terjadi. Ada beberapa langkah mudah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi layar mesin fotocopy yang tiba-tiba blank padahal mesin sudah menyala dan berfungsi seperti sedia kala.

Periksa sambungan kabel mainboard

Langkah pertama yang dapat dilakukan saat LCD mesin fotocopy blank atau gelap adalah dengan memeriksa sambungan kabel mainboard. Sambungan bisa saja longgar karena suatu dan lain hal. Jika sambungan kabel pada bagian mainboard ternyata kendor, coba cabut lalu pasangkan kembali. Seringkali LCD mesin fotocopy tidak menunjukan tampilan apapun dikarenakan sambungan kabel yang tidak terpasang dengan baik.

Periksa sambungan kabel layar

Jika setelah sambungan kabel pada mainboard sudah dipasangkan kembali dengan tepat tetapi saat mesin dinyalakan layar masih saja blank, coba periksa lagi sambungan kabel layar. Sambungan antara layar LCD dan mesin fotocopy bisa saja kendor seperti sambungan kabel mainboard tadi. Pastikan sambungan ini terpasang dengan posisi yang tepat dan rapat. Saat layar LCD mesin fotocopy blank atau gelap pastikan periksa kondisi kedua sambungan ini terlebih dahulu, yakni sambungan kabel mainboard yang dibahas di atas, dan sambungan kabel layar.

Cek kembali level kontras layar

Setelah sambungan-sambungan kabel pada mesin fotocopy dan layar LCD sudah dipastikan terhubung dengan seharusnya dan dalam posisi rapat, berikutnya cek level kontras layar LCD mesin fotocopy. Pastikan level kontras layar sudah berada di level paling tinggi atau maksimal. Jangan lupa juga untuk membersihkan bagian ram pada mesin fotocopy sembari mengecek level kontras layar. Anda dapat menggunakan penghapus pensil 2B dengan bahan karet halus untuk membersihkan ram.

Cek kabel optik touch screen

Jika layar LCH mesin fotocopy blank setelah sudah dilakukan tiga cara sebelumnya, maka perlu untuk membuka bagian mesin yang mengatur kerja layar LCD. Dengan membuka mesin LCD, Anda perlu memeriksa kondisi kabel optik, terutama pada mesin yang layarnya adalah layar touch screen. Bisa saja layar LCD blank karena kabel optik ini ada yang terputus. Cara memperbaiki kabel optik layar LCD ini adalah dengan melepaskan dari soket lalu dipotong sedikit di bagian ujungnya untuk membuka jaringan optik yang baru. Setelah tercipta jaringan baru, bersihkan kabel dengan menggunakan cotton bud dan alkohol, dan lalu pastikan kabel sudah dalam kondisi kering saat akan dipasangkan kembali.

Cek komponen layar

Selain memeriksa kabel optik touch screen, periksa juga kondisi komponen lain pada mesin dan perangkat layar LCD. Cek dengan teliti apakah ada indikasi kerusakan pada bagian dalam mesin layar LCD. Contohnya seperti kabel optik tadi, sebelum dipotong dapat diperiksa dulu. Bisa saja sambungannya tidak erat, dan cenderung kendor. Kencangkan sambungannya lalu cek kembali. Pastikan juga bagian komponen layar di dalam mesin tidak terdapat kotoran, serta sambungan-sambungan lain berada sesuai tempat serta dalam kondisi terpasang erat. Gunakan pencahayaan yang baik saat memeriksa untuk memastikan tidak ada komponen yang terlewat saat diperiksa. Cara-cara mengatasi layar mesin fotocopy yang disarankan untuk dilakukan ini dapat dilakukan sendiri. Namun tidak menutup kemungkinan cara-cara mengatasi layar mesin fotocopy yang blank ini tidak berhasil. Ini mengindikasikan adanya kerusakan tahap lanjut pada mesin fotocopy yang digunakan. Untuk itu sangat disarankan untuk membiarkan tenaga ahli mesin fotocopy untuk mengecek permasalahan mesin fotocopy tersebut. Saat pemeriksaan oleh tenaga ahli berlangsung pastikan Anda mendapatkan informasi valid terkait kondisi mesin Anda. Lebih tepatnya bagian atau komponen mana pada mesin yang menyebabkan layar LCD tidak beroperasi sebagaimana mestinya. Tanyakan penyebab yang membuat komponen tersebut tidak bekerja optimal atau bahkan rusak sebagai bentuk upaya pencegahan agar tidak terjadi pada mesin fotocopy Anda yang lain. Pastikan juga selalu melakukan perawatan berkala pada mesin fotocopy Anda dengan mengecek komponen-komponen vital mesin, serta melakukan pembersihan komponen.
WhatsApp chat