From Our Blog

Tips dan Cara Bisnis Fotocopy untuk Pemula

Tips dan Cara Bisnis Fotocopy untuk Pemula

Bisnis fotocopy bisa jadi salah satu ladang usaha yang cukup menjanjikan keuntungannya. Bisnis ini bisa jadi salah satu pertimbangan bagi Anda yang hendak memiliki usaha sendiri dengan penghasilan harian yang menguntungkan pula. Namun, seperti halnya memulai bisnis apapun, Anda perlu mengawali persiapan Anda dengan mencari tahu cara-cara mempersiapkan bisnis ini. Bagaimana cara bisnis fotocopy untuk pemula? Kami akan ulas di sini dan memberikan Anda gambaran tentang bagaimana bisnis ini nanti berjalan. Ada banyak persiapan yang perlu Anda lakukan, termasuk mempersiapkan modal untuk bisnis ini.  

Pilih Tempat Usaha yang Strategis

Untuk memulai bisnis fotocopy, ada satu hal penting yang tidak boleh terlewatkan, yakni tempat usaha yang strategis. Lokasi juga menentukan seberapa banyak pelanggan akan menggunakan jasa fotocopy Anda ini. Soal lokasi tempat usaha, Anda bisa memilih lokasi yang dekat dengan orang-orang atau calon konsumen yang sekiranya akan membutuhkan jasa fotocopy ini, misalnya seperti di dekat area sekolah, kampus, atau perkantoran.    Jika rumah Anda memiliki lahan ekstra dan berada dekat dengan tempat-tempat strategis ini, mendirikan tempat fotocopy di sini bisa sangat efisien. Namun jika tidak, sebaiknya Anda mencari lokasi yang strategis. Namun, Anda pun perlu mempertimbangkan harga sewa tempatnya atau harga tanah dan bangunannya.   

Siapkan Modal Usaha

Cara bisnis fotocopy untuk pemula ini juga menuntut Anda untuk mempersiapkan modal usaha. Modal usaha untuk bisnis fotocopy bisa dibilang cukup besar. Ini dikarenakan Anda harus mempersiapkan aset dan alat yang akan digunakan untuk memugkinkan operasional bisnis dapat berlangsung.   Biaya menyewa ruko atau membeli tanah dan membangun tempat, biaya alat-alat fotocopy atau sparepart mesin fotocopy, serta material yang lain. Tips bagi pemula untuk memulai bisnis fotocopy adalah membeli satu alat fotocopy dulu. Kumpulkan keuntungan selama bisnis berlangsung. Setelah bisnis fotocopy Anda sudah lebih stabil, Anda bisa berekspansi dengan menambah lebih banyak mesin fotocopy dan material lainnya.   Pertimbangkan juga apakah Anda akan mempekerjakan pegawai atau tidak. Jika ya, masukkan juga gaji untuk pegawai dalam perhitungan modal Anda. Selain itu, sertakan juga perhitungan biaya operasional sehari-hari, seperti biaya listrik, kertas, dan tinta. Baca juga: Cepat Balik Modal, Ini 4 Cara Sukses Memulai Bisnis Fotocopy

Siapkan Rencana Bisnis

Setelah selesai dengan perhitungan modal usaha Anda ini, cara bisnis fotocopy untuk pemula lainnya yang juga penting adalah membuat rencana bisnis. Anda tidak bisa mengabaikan persiapan yang satu ini saat hendak memulai bisnis fotocopy. Perlu perencanaan matang untuk membuat bisnis bisa menghasilkan profit yang sesuai.   Dalam membuat rencana bisnis, Anda harus mencantumkan siapa target pasar Anda. Target pasar ini sangat penting dalam membuat rencana pemasaran dan mempengaruhi pendekatan serta layanan Anda ke konsumen. Dengan mengetahui target pasar, Anda juga akan mengetahui kebutuhan yang diperlukan oleh para calon konsumen ini.   Dengan begitu, Anda bisa menghadirkan bisnis fotocopy yang sesuai dengan kebutuhan pasar pula. Buat rencana bisnis Anda dalam bentuk proposal dengan milestone yang jelas. Anda [un jadi tahu apa-apa saja yang perlu Anda lakukan setelah selesai dengan tahap-tahap persiapan bisnis dan masuk pada tahap operasional bisnis nantinya.  

Lakukan Promosi Usaha

Setelah bisnis sudah hampir siap untuk beroperasi, Anda juga perlu untuk mempersiapkan rencana promosi. Rencana promosi ini bisa Anda sesuaikan dengan target pasar Anda. Tujuannya agar Anda lebih mudah menjangkau calon konsumen yang membutuhkan jasa fotocopy. Cara bisnis fotocopy untuk pemula ini bisa melakukan promosi melalui media sosial atau platform online. Mulailah dengan membuat pin lokasi usaha di Google Maps untuk mempermudah orang menemukan tempat usaha Anda.   Selain berpromosi dengan cara online, menggunakan cara-cara offline yang konvensional juga tidak ada salahnya, selama cara tersebut dirasa efektif. Salah satunya dengan menyebar flyer atau brosur bisnis Anda di sekolah-sekolah, kampus, dan perkantoran di sekitar tempat usaha. Pastikan juga tempat usaha Anda memiliki papan nama atau spanduk nama yang jelas dan mudah terbaca.  

Paket Usaha Fotocopy

Anda bisa mempersiapkan sendiri bisnis fotocopy ini, namun ada beberapa orang yang memilih paket usaha fotocopy. Paket usaha fotocopy ini dirasa lebih efisien dan memudahkan para pemula untuk memiliki bisnis fotocopy sendiri.   Cara bisnis fotocopy untuk pemula yang terakhir ini bisa dibilang cukup praktis. Ini karena dalam setiap paketnya ada pilihan peralatan dan perlengkapan yang akan diakomodir untuk Anda yang hendak memulai usaha. Seperti halnya dengan paket usaha fotocopy dari Pusat Fotokopi. Pusat Fotokopi memberikan banyak pilihan paket sesuai dengan kemampuan modal Anda memulai bisnis fotocopy sendiri dengan mesin fotocopy terbaik. paket usaha fotocopy
Menghilangkan Hasil Fotocopy Bercak Hitam

Menghilangkan Hasil Fotocopy Bercak Hitam

Menggunakan mesin fotocopy, baik itu untuk keperluan pribadi, kantor, atau usaha, pasti ada saja kendalanya. Salah satu dari kendala-kendala ini adalah saat di mana hasil fotocopy bercak hitam. Bercak-bercak hitam yang muncul pada hasil fotocopy jelas akan sangat mengganggu karena membuat hasil fotocopy tidak sebagus seharusnya.   Kalau sudah begini, tentunya muncul pertanyaan bagaimana solusi yang tepat untuk menghindari hasil fotocopy bercak hitam? Anda jelas memerlukan solusi tepat untuk menghilangkan hasil fotocopy bercak hitam. Berikut ada beberapa solusi yang bisa Anda pahami dan coba terapkan agar mesin fotocopy dapat bekerja optimal dengan hasil yang berkualitas pula.  

Penyebab Hasil Fotocopy Bercak Hitam

Untuk mengetahui solusi yang tepat, Anda jelas harus tahu lebih dulu apa penyebab timbulnya bercak-bercak hitam ini. Munculnya hasil fotocopy bercak hitam ini dikarenakan cairan toner pada mesin fotocopy ikut turun ke permukaan kertas. Alhasil muncul bercak-bercak hitam ini.   Mesin-mesin fotocopy yang Anda gunakan umumnya didesain dengan menggunakan toner, yakni tinta dari serbuk-serbuk besi dengan partikel yang sangat halus. Setiap toner memiliki titik lebur, begitu juga mesin fotocopy yang memiliki titik maksimum lebur. Itu sebabnya toner yang bagus adalah toner dengan titik lebur rendah, di bawah batas lebur mesin fotocopy. Jika tidak, toner akan sulit melebur dan menghasilkan bercak hitam.  

Cara Menghilangkan Bercak Hitam

Toner bisa jadi penyebab utama hasil fotocopy bercak hitam, namun solusi untuk mengatasinya tidak bisa hanya sebatas mengganti toner baru saja. Ada beberapa hal lainnya yang perlu Anda lakukan juga.  
  1. Periksa Kaca Mesin Fotocopy

Mulai dari yang paling dekat atau mempengaruhi hasil fotocopy, yakni kaca mesin fotocopy. Bisa saja kaca sedang kotor dan membuat hasil fotocopy bercak hitam. Kalau ternyata benar kaca dalam keadaan kotor, segera bersihkan dengan menggunakan kain basah, lalu lap segera dengan kain kering.   Kemudian, coba lakukan fotocopy untuk mengecek apakah bercak hitam masih muncul atau tidak. Jika ternyata masih saja muncul, berarti dapat dipastikan penyebabnya adalah toner mesin fotocopy yang mengotori bagian dalam mesin fotocopy.  
  1. Memeriksa dan Mengganti Drum Mesin Fotocopy

Pada mesin fotocopy Anda, ada bagian mesin yang disebut drum. Drum ini adalah bagian yang akan dilalui oleh toner selama proses fotocopy berlangsung. Mengingat toner ini berbentuk serbuk, tidak heran kalau dalam prosesnya seringkali ada sisa-sisa toner yang tertinggal di drum. Alhasil, drum pun jadi kotor.  Baca juga: Menyelidiki Cara Kerja Mesin Fotokopi yang Menarik Memakai toner dengan kualitas rendah akan membuat drum jadi cepat kotor. Sekalipun dibersihkan, selang beberapa hari biasanya akan kotor kembali. Jadi, sebelum mengganti toner, Anda juga perlu ganti bagian drum mesin fotocopy agar dapat bekerja optimal dengan toner baru nantinya.  
  1. Memeriksa dan Mengganti Blade Mesin Fotocopy

Ada satu bagian pada mesin fotocopy yang salah satu fungsinya adalah untuk membersihkan sisa-sisa toner, yakni blade. Namun, jika sisa toner terlalu banyak menempel, bahkan blade pun akan mengalami kesulitan untuk membersihkan drum dari sisa-sisa toner. Pada akhirnya, hasil fotocopy bercak hitam akan muncul lagi di permukaan kertas.   Sama halnya dengan bagian drum, blade yang sudah dibersihkan tanpa mengganti toner pun akan kembali kotor setelah beberapa hari kemudian. Hasil fotocopy jadi kotor kembali. Selain karena toner-nya yang bermasalah, blade mesin fotocopy juga sudah kewalahan bekerja jadi tidak optimal untuk dipakai terus.  
  1. Buang Bekas Toner di Bagian Drum Mesin Fotocopy

Bersihkan bagian dalam mesin fotocopy dengan saksama. Buang semua bekas toner dan pastikan tidak ada sisa-sisa toner yang menempel di sana. Siapkan drum dan blade baru untuk dipasangkan nanti. Mulai pakai toner berkualitas dengan titik lebur yang rendah demi hasil fotocopy yang berkualitas pula.    Itu dia beberapa solusi yang bisa Anda coba sendiri saat menghadapi masalah hasil fotocopy yang dipenuhi dengan bercak hitam. Solusi intinya adalah memilih dan menggunakan toner dengan kualitas terbaik. Jangan dengan serta merta tergiur untuk menggunakan toner dengan kualitas rendah hanya karena harganya jauh lebih murah. Karena toner murah rendah kualitas inilah yang akan membuat hasil fotocopy cacat dan mesin fotocopy pun jadi cepat rusak. Pilih hanya sparepart mesin fotocopy yang terbaik untuk hasil yang terbaik pula. banner sewa mesin fotocopy
Solusi Mengatasi Hasil Fotocopy Belang

Solusi Mengatasi Hasil Fotocopy Belang

Saat hendak memperbanyak dokumen penting, terkadang mesin fotocopy mengalami masalah. Salah satu masalah yang paling umum adalah hasil fotocopy belang. Biasanya, terdapat garis hitam melintang atau garis melintang kosong (tanpa tinta) pada hasil fotocopy belang. Untuk permasalahan yang satu ini, ada banyak penyebabnya. Bagaimana solusi lengkap untuk megatasi hasil fotocopy belang ini? Berikut ini adalah solusinya untuk Anda  

Ganti Roll Regist Mesin Fotocopy 

Hasil fotocopy belang bisa jadi karena kondisi roll regist pada mesin fotocopy yang sudah tidak rata lagi. Saat roll regist sudah tidak rata, akan muncul belang putih pada hasil fotocopy. Untuk memeriksa kondisi roll regist ini, Anda dapat membuka mesin dan melihat atau meraba roll. Jika roll regist terasa renggang, ini berarti Anda perlu segera menggantinya dengan roll regist yang baru.  

Bersihkan Bagian Corona

Begitu Anda selesai mengganti roll regist dan mencoba mesin fotocopy ternyata hasilnya masih sama, Anda bisa mencoba solusi kedua ini. Coba periksa bersihkan bagian corona pada mesin fotocopy. Pada bagian corona ini, terdapat kawat wayer. Jika kawat wayer ini kotor, maka hasil fotocopy belang lebih sering terjadi. Bersihkan bagian kawat wayer ini. Atau jika dirasa perlu, Anda juga bisa menggantinya dengan kawat wayer yang baru demi hasil fotocopy yang lebih bagus pula nantinya.  

Bersihkan Bagian Drum dengan Benar

Penyebab lainnya yang cukup umum membuat hasil fotocopy belang adalah karena ada masalah pada bagian drum mesin. Hal ini karena bagian drum adalah komponen penting yang mempengaruhi hasil cetak. Tidak heran bila hasil fotocopy jadi tidak maksimal saat bagian ini kotor. Gunakan cairan braso saat akan membersihkan drum. Tunggu sampai benar-benar kering, lalu pasang kembali pada mesin fotocopy.  

Ganti Magnet Roll yang Aus

Ada banyak bagian pada mesin fotocopy yang jika tidak dalam kondisi baik dapat membuat hasil fotocopy belang. Termasuk satu bagian kecil di dalam mesin, yakni magnet roll pada mesin fotocopy. Seringkali, bagian magnet roll ini sudah aus karena sudah dipakai dalam jangka waktu yang lama. Periksakan juga bagian magnet roll lainnya. Jika terdapat beberapa magnet roll yang aus, segera ganti dengan yang baru agar mesin fotocopy dapat menghasilkan cetakan yang bagus. Baca juga: Cara Mengetahui Toner Habis

Pastikan Kertas Tidak Lembap

Pada ruang penyimpanan kertas di mesin fotocopy, seringkali kertas menjadi lembap. Rasanya memang bukan masalah yang terlalu serius, namun faktanya kertas yang lembap akan membuat tinta toner tidak menempel dengan baik pada kertas tersebut. Jadi, pastikan juga Anda menumpuk kertas tidak terlalu padat, beri ruang yang cukup untuk kertas tersebut. Sebelum menggunakan mesin fotocopy, sebaiknya periksa dulu kondisi kertas di bak penyimpanan. Raba dengan tangan Anda. Jika terasa lembap, keluarkan kertas sebentar. Lalu, masukkan kembali setelah beberapa saat di luar hingga kertas jadi terasa kering dan garing.  

Periksa dan Kuras Bagian Develop

Jika mesin fotocopy yang Anda gunakan sudah beroperasi cukup lama, maka bisa jadi bagian develop butuh dikuras. Tujuan dari menguras bagian develop ini adalah untuk membersihkan sisa toner dan toner lama. Toner lama dan sisa-sisa toner bisa jadi salah satu penyebab hasil fotocopy belang dan tidak sempurna. Kuras bagian develop mesin fotocopy Anda, lalu siapkan tinta toner yang baru. Begitu bagian develop selesai dibersihkan, tunggu hingga kering terlebih dulu baru dipasangkan kembali. Gunakan tinta toner yang baru kemudian.  

Ubah Pengaturan Program Pada Mesin

Solusi terakhir yang bisa menghilangkan hasil fotocopy belang bisa juga Anda coba dengan cara mengubah pengaturan program mesin fotocopy. Caranya dengan masuk ke Save Mode, lalu pilih menu Copier. Berikutnya pilih Adjust, lalu pilih Develop. Ubah pengaturan Bias di sana. Semakin tinggi angka yang diatur, maka hasil fotocopy akan semakin hitam (gelap). Ubah juga pengaturan HVT-DE. Ini bisa Anda atur di angka -20 untuk menyeimbangkan hasil fotocopy agar lebih bersih. Terakhir, Anda tinggal kembali ke menu awal lalu restart mesin fotocopy Anda. Untuk mendapatkan mesin fotocopy terbaik, Anda bisa mempercayakannya kepada dealer resmi mesin fotocopy terbaik di Jakarta dan Banka yaitu Pusat Fotokopi Dapatkan mesin fotocopy terbaik Anda sekarang juga banner sewa mesin fotocopy
Inilah Sistem yang Dapat Memperkecil Hasil Fotocopy dari Aslinya

Inilah Sistem yang Dapat Memperkecil Hasil Fotocopy dari Aslinya

Mesin fotocopy dilengkapi dengan sistem yang dapat memperkecil hasil fotocopy dari aslinya. Dengan adanya sistem ini, beberapa materi dengan ukuran yang lebih besar bisa diatur agar muat dalam satu halaman kertas ukuran standar. Seperti saat pelanggan hendak memperbanyak peta atau gambar lain yang seukuran poster.  Sistem yang sangat berguna ini akan sangat membantu memungkinkan Anda memperbanyak gambar berukuran besar tanpa harus takut gambar tersebut akan terpotong. Dengan fungsi memperkecil, gambar atau materi apapun itu bisa disajikan secara utuh tanpa ada informasi yang hilang. Bagaimana cara atau sistem sistem yang dapat memperkecil hasil fotocopy dari aslinya bekerja? Simak penjelasannya berikut ini  

Mesin fotocopy yang Memiliki Sistem Memperkecil

Jangan khawatir, semua mesin fotocopy sudah memiliki sistem yang satu ini, termasuk mesin fotocopy yang dibuat menjadi satu dengan printer dan scanner. Selama ada fungsi fotocopy, maka sistem yang dapat memperkecil hasil fotocopy dari aslinya juga pasti diprogramkan di sana.  Artinya, penting bagi Anda untuk segera mempelajari seluk-beluk fitur yang dimiliki oleh mesin fotocopy yang Anda operasikan. Apapun itu merk dan jenisnya, Anda harus tahu fungsi dari setiap fitur. Berikut cara mengoperasikannya serta bagaimana dampaknya pada hasil fotocopy yang Anda kerjakan.   

Fitur Ratio

Sistem yang dapat memperkecil hasil fotocopy dari aslinya yang pertama dapat Anda temukan saat menggunakan fitur Ratio. Fitur ini hampir dapat dipastikan ada di semua jenis atau tipe mesin fotocopy. Cara untuk mengatur ukuran dengan fitur ini pun tidak begitu rumit, Anda dapat memulainya dengan memilih menu Ratio pada mesin fotocopy Anda. Setelah menu Ratio sudah terbuka, Anda akan menemukan pilihan-pilihan standar ukuran untuk memperbesar juga memperkecil materi yang akan diperbanyak. Ukuran ratio ini biasanya dibuat dalam bentuk ukuran kertas. Jadi semisal ukuran A3 akan diperkecil menjadi ukuran A4 dan seterusnya. Anda kemudian tinggal menyesuaikan dengan ukuran yang hendak Anda gunakan. Selain pilihan-pilihan ukuran standar, sistem yang dapat memperkecil hasil fotocopy dari aslinya ini juga memberikan opsi bagi Anda untuk mengganti ukuran secara manual, yakni dengan menentukan persentase ukuran materi tersebut. Jika hendak diperkecil pastikan aturan persentase Anda menunjukkan tanda minus (-) sekian persen, karena tanda (+) berarti materi akan diperbesar. Berikutnya, Anda tinggal memilih OK dan mesin fotocopy akan bekerja sesuai dengan pengaturan yang sudah Anda set. Namun, jangan lupa setelah selesai memperbanyak materi, segera kembalikan pengaturan ratio ke besar semula agar untuk materi-materi yang akan diperbanyak berikutnya tidak terjadi perubahan ukuran yang tidak diinginkan. Ini bisa Anda lakukan dengan memilih opsi Reset di menu Ratio. Baca juga: Penyebab Hasil Fotocopy Tidak Rata

Fitur Scan

Jika Anda menggunakan mesin fotocopy serbaguna yang juga berfungsi sebagai printer, sistem yang dapat memperkecil hasil fotocopy dari aslinya juga ada di sini, walau memang sedikit berbeda dengan mesin fotocopy tunggal. Pada mesin serbaguna ini, Anda dapat memanfaatkan fitur Scan untuk mengubah ukuran materi yang akan diperkecil. Fitur Scan ini perlu diatur melalui laptop atau PC yang terhubung dengan mesin serbaguna ini. Berikutnya, Anda tinggal membuka Property Device yang terhubung, lalu pilih menu Page Setup. Pada menu ini, di bagian tengah terdapat sub menu Page Layout. Pada sub menu ini, terdapat berbagai opsi pengaturan layout hasil scan yang nantinya akan dicetak.  Anda dapat memilih apakah akan tetap memakai opsi ukuran Normal-size, Borderless, Fit-to-page, Scaled, atau yang lain. Selain sub menu Page Layout, Anda juga dapat mengatur ukuran halaman yang akan diterapkan dengan cara mengatur di sub menu Page Size. Di sini Anda juga dapat mengatur orientasi hasil cetak, apakah akan dibuat secara vertikal atau horizontal. Setelah selesai, Anda tinggal atur berapa banyak materi tersebut akan dicetak dengan mengatur angka di sub menu Copies. Setelah semuanya sudah siap, jangan lupa juga untuk menyiapkan kertas yang sesuai dengan ukuran dan banyak copy yang sudah diatur tadi, lalu tekan OK. Mesin fotocopy serbaguna Anda akan bekerja sesuai dengan pengaturan yang sudah disesuaikan tersebut.  Untuk mendapatkan mesin fotocopy terbaik, jangan lupa untuk selalu mempercayakan dealer mesin fotocopy terbaik yaitu Pusat Fotokopi banner sewa mesin fotocopy
Cara Fotocopy Buku Nikah untuk Legalisir

Cara Fotocopy Buku Nikah untuk Legalisir

Setelah melangsungkan pernikahan, wajib hukumnya untuk melegalisir buku nikah. Salah satu syarat untuk melakukan legalisir adalah dengan melampirkan fotocopy buku nikah. Fotocopy buku nikah ini nantinya akan ditandatangani oleh pihak yang berwenang serta dibubuhkan stempel dari KUA di mana buku nikah ini dilegalisir. Ada cara fotocopy buku nikah untuk legalisir yang bisa Anda terapkan, yakni dengan menerapkan cara fotocopy atas-bawah. Bagaimana cara fotocopy buku nikah untuk legalisir? Berikut ini adalah informasi selengkapnya:

Fotocopy atas-bawah

Metode fotocopy yang satu ini biasanya dipakai saat akan memperbanyak dokumen seperti tanda pengenal, SIM, atau KTP. Metode yang sama juga bisa diandalkan sebagai salah satu cara fotocopy buku nikah untuk legalisir. Tujuannya agar tampilan buku nikah dengan keterangan informasi isi buku dan dicetak di satu halaman yang sama. Fotocopy dengan metode atas-bawah ini bisa diterapkan di semua jenis mesin fotocopy. Meski beberapa mesin fotocopy memiliki tampilan atau pilihan menu yang tidak persis sama, namun pengaturan untuk menerapkan teknik fotocopy ini pasti dapat Anda temukan.  

Cara Fotocopy atas-bawah Dengan Canon iR 4570

Mesin fotocopy Canon merupakan mesin yang paling banyak digunakan saat ini. Cara fotocopy buku nikah untuk legalisir di mesin fotocopy Canon yang bisa Anda lakukan adalah, yang pertama ini bisa Anda coba dengan menggunakan Canon iR 4570. Mesin fotokopi yang satu ini termasuk umum ditemukan dan digunakan oleh beberapa print shop atau tempat fotocopy. Bisa jadi Anda juga memiliki mesin fotocopy ini di tempat Anda. Untuk menerapkan metode fotocopy atas-bawah Anda bisa mulai dengan masuk ke menu Special Feature. Setelah itu akan muncul kotak dialog, di sana Anda akan menemukan Image Combination. Berikutnya atur di 2 on 1, lalu klik Next. Setelah selesai, Anda tinggal ambil buku nikah yang akan di-fotocopy, lalu fotocopy sebanyak dua kali berturut-turut masing-masing lembaran yang hendak diperbanyak. Anda tinggal siapkan buku nikah yang akan di-fotocopy. Berikutnya buka halaman muka buku nikah yang hendak di-fotocopy. Lakukan proses copy dan hasilnya akan muncul dua copy halaman dalam satu halaman hasil fotocopy.  

Cara Fotocopy Dengan Kyocera m2540/m2045

Cara fotocopy berikutnya akan menggunakan mesin fotocopy mini yang tangguh dari series milik Kyocera. Fitur-fitur yang disajikan juga sangat cocok untuk digunakan bagi para pemula. Dengan tampilan yang user-friendly, Anda bisa dengan cepat beradaptasi menggunakan mesin fotocopy yang satu ini.  Langkah-langkah cara fotocopy buku nikah untuk legalisir ini dimulai dengan memastikan bagian kaset satu terdapat kertas. Anda bisa menggunakan kertas dengan ukuran F4 di sini. Berikutnya, buka kap mesin fotocopy, lalu posisikan buku nikah yang akan di-fotocopy di sana. Pastikan buku nikah berada pas di ukuran B6. Selanjutnya, Anda akan masuk ke dalam program mesin fotocopy. Klik Function Menu, lalu pilih Combine 2 in 1. Pastikan juga pengaturan size-nya sudah tepat di B6. Atur juga agar pengaturan Zoom berada di 100%. Setelah selesai dengan pengaturan ini, Anda bisa memilih Start untuk memulai proses fotocopy. Jangan lupa untuk membalik pada lembar kedua, lalu klik Start sekali lagi. Klik End setelah proses fotocopy berakhir. Baca juga: Cara Ngeprint Bolak Balik dengan Mesin Fotocopy

Cara Fotocopy atas-bawah Tanpa Program

Anda juga bisa menerapkan cara fotocopy buku nikah untuk legalisir tanpa mengatur pengaturan khusus di mesin fotocopy Anda. Namun, di sini Anda akan membutuhkan ketelitian yang ekstra untuk dapat menghasilkan fotocopy atas-bawah yang rapi. Cara tanpa program ini dapat Anda lakukan dengan memanfaatkan plat kaca mesin fotocopy. Letakkan buku nikah dalam keadaan terbuka pada di plat kaca. Pada bagian bawah isi, beri batas dengan kertas kosong. Setelah selesai, masukkan kembali kertas hasil fotocopy, pindahkan posisi buku nikah di batas kertas tadi, lalu fotocopy sekali lagi. Dengan cara sederhana ini, Anda berhasil membuat efek yang sama dengan cara fotocopy atas-bawah yang menggunakan pengaturan program. Kalaupun Anda ingin menggunakan metode fotocopy atas-bawah ini tapi tetap dengan bantuan pengaturan program mesin atau Anda tidak memakai salah satu dari dua mesin fotocopy yang diulas di atas, maka coba periksa mesin Anda. Carilah menu atau pilihan pengaturan yang serupa dengan menu yang ada pada pengaturan kedua mesin di atas. Lalu, tinggal Anda sesuaikan dengan kebutuhan fotocopy Anda. Untuk melihat beragam tips mesin fotocopy lainnya, segera kunjungi blog Pusat Fotokopi Pusat Fotokopi adalah dealer mesin fotocopy terlengkap dan terbaik yang ada di Jakarta dan Bangka banner memulai usaha fotocopy
Cara Membongkar ADF Mesin Fotocopy

Cara Membongkar ADF Mesin Fotocopy

Automatic Document Feeder (ADF) merupakan sebuah komponen pada mesin fotocopy yang berfungsi untuk menggandakan berkas atau kertas secara otomatis. Terlebih lagi untuk dokumen yang sifatnya tebal dan banyak, misalnya buku, makalah, skripsi, dan sebagainya. Namun, terkadang akibat penggunaan mesin fotocopy yang terlalu sering membuat kinerja ADF menurun.   Maka dari itu, komponennya pun perlu dibersihkan dan dicek secara berkala. Berikut cara membongkar ADF mesin fotocopy dan cara perawatan yang perlu diperhatikan.  

Keunggulan ADF Mesin Fotocopy 

Komponen ADF mesin fotocopy memang memiliki keunggulan tersendiri. Bahkan, kualitas ADF yang baik kecepatannya mampu mencapai lebih dari 10 ribu lembar kertas per jam. Kemudian, bisa membaca kedua sisi kertas di saat yang sama. Bila menggunakan imprinter, scanner bisa memberikan tanda di bagian lembaran yang sudah dipindai.    ADF mesin fotocopy ini sangat cocok bila dipasangkan menggunakan perangkat lunak berteknologi canggih seperti Digital Mark Reader dalam pengarsipan maupun manajemen dokumen di sebuah perkantoran.  

Membongkar ADF Mesin Fotocopy Canon

Mesin fotocopy Canon merupakan mesin yang paling banyak digunakan pada copy center. Hal ini karena mesin tersebut memiliki kualitas terbaik. Namun, agar mesin tetap prima bagian ADF pun perlu diperiksa kembali. Berikut cara membongkar ADF mesin fotocopy Canon yang bisa Anda lakukan.
  1. Langkah awal adalah dengan masuk pada menu “Service Mode” lanjutkan dengan menekan *28*
  2. Pilihlah menu “FEEDER”
  3. Geserlah bagian penjepit kertas di ADF pada posisi ukuran A4, lalu tekan “TRY– A4 – OK”
  4. Geserlah bagian penjepit kertas di ADF pada posisi ukuran A5R, lalu tekan “TRY– A5R – OK”
  5. Geserlah bagian penjepit kertas di ADF pada posisi ukuran LTR, lalu tekan “TRY-LTR – OK”
  6. Geserlah bagian penjepit kertas di ADF pada posisi ukuran LTRR, lalu tekan “TRY-LTRR – OK”
  7. Masukkanlah selembar kertas ukuran tertentu seperti A4 ke dalam ADF maupun feeder dan tekan menu “FEED ON
  8. Terakhir, matikan mesin fotocopy dari saklar beberapa saat untuk memberikan jeda dan nyalakan kembali
Baca juga: Penting! Tips Cara Perawatan Mesin Fotokopi Agar Lebih Awet

Perawatan yang Perlu Dilakukan

Selain cara membongkar ADF mesin fotocopy, Anda pun juga perlu mengetahui cara perawatannya. Dengan merawat ADF secara berkala, Anda dapat meminimalisir kerusakan tingkat lanjut pada mesin fotocopy. Ada beberapa bagian yang wajib dibersihkan secara rutin. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:    
  • Membersihkan Roller ADF Mesin Fotocopy

  ADF sendiri memiliki beberapa bagian penting yang vital untuk proses fotocopy. Salah satunya adalah roller mesinnya. Anda bisa membersihkan roller ini dengan menggunakan kain yang sudah bersih. Bila perlu, bisa juga dengan menggunakan alkohol untuk membersihkan debu dan kotoran yang menyangkut dan menumpuk.   Bagian karet-karet pada roller juga harus dibersihkan. Apabila kondisinya sudah mulai licin, sebaiknya gantilah dengan roller yang baru. Roller ADF yang sudah tidak berfungsi dengan baik dan licin menjadi faktor utama mesin fotocopy tidak bisa menarik kertas.    
  • Perhatikan Karet Pada Bagian Bawah Roller ADF

  Tidak hanya pada bagian karet atasnya saja, Anda pun perlu memperhatikan karet di bagian bawah roller ADF mesin fotocopy. Pada saat melakukan perbaikan dan cara membongkar ADF mesin fotocopy karet bagian bawah ini, pastikan agar tidak rusak. Misalnya tidak stabil maupun terlihat kempis. Bila kondisinya demikian, Anda harus menggantinya dengan yang baru agar kertas tidak tersangkut dan masuk kembali ke dalam mesin pada saat proses fotocopy.    
  • Pemrograman Cleaning ADF

  Setelah membersihkan kedua bagian tersebut, periksa kembali apakah ADF dapat berjalan normal kembali. Untuk melakukannya, sebenarnya sangat mudah. Anda bisa melakukan langkah-langkah yakni klik tombol “Additional Function.” Kemudian, carilah menu “Adjustment/Cleaning.” Lanjutkan dengan meng-klik “Cleaning Feeder.” Jangan lupa untuk mengecek fungsinya dan masukkan beberapa lembar kertas pada bagian ADF. Tunggulah beberapa saat, apakah sudah lancar atau masih ada kertas yang masih tersangkut.    
  • Jangan Lupa Cek Kaca Bagian Bawah

  Bagian terakhir yang perlu dicek dan sebagai langkah dari cara membongkar mesin ADF fotocopy ialah bagian kaca bawah. Kerap kali, para teknisi mesin fotocopy lupa mengecek bagian ini, padahal penting. Tujuannya untuk mengetahui apakah ada potongan kertas yang tersangkut. Saat potongan kertas ini tersangkut, maka proses fotocopy pun menjadi terganggu. Setidaknya itulah cara membongkar mesin ADF secara sederhana beserta cara-cara merawatnya dengan baik. Bila komponen mesin fotocopy Anda rusak, tak perlu khawatir untuk mendapatkan komponen mesin fotocopy terbaik dengan kualitas terbaik. Salah satunya bisa Anda dapatkan hanya di PusatFotokopi.com
Cara Install Hardisk Mesin Fotocopy

Cara Install Hardisk Mesin Fotocopy

Hardisk mesin fotocopy adalah media penyimpanan data dan sistem yang disematkan di dalamnya oleh produsen. Saat ini, kebanyakan mesin fotocopy sudah dibekali dengan hardisk untuk mendukung kinerjanya. Sebut saja mesin fotocopy merek Canon Image Runner (IR) segala tipe yang sudah memiliki hardisk di dalamnya. Umumnya, komponen tersebut sudah di-install oleh produsen. Namun terkadang, ada beberapa hal yang membuat Anda harus tahu cara install hardisk mesin fotocopy agar tak melulu bingung saat mesin eror. Langsung saja, berikut cara lengkapnya.   

Cara Install Hardisk Mesin Fotocopy Pakai SST

Cara install hardisk mesin fotocopy paling mudah adalah dengan menggunakan program Service Support Tools atau SST. Program ini adalah bawaan dari Canon yang memang digunakan untuk install hardisk mesin fotocopy. Setelah memiliki program ini di komputer atau laptop, selanjutnya Anda akan butuh Firmware, sebuah software yang akan membantu menjalankan program SST di komputer.    Layaknya Windows pada laptop, Firmware adalah sistem yang menjalankan program di mesin fotocopy. Jika SST dan Firmware sudah dimiliki, simak langsung cara install hardisk mesin fotocopy berikut ini.   

Langkah-Langkah Install Hardisk Mesin Fotocopy

  • Pertama, pastikan Anda sudah memiliki program SST dan Firmware yang ter-install di laptop maupun komputer. 
 
  • Kedua, buka aplikasi Firmware dari menu folder di komputer. Diharapkan, Anda memilih jenis Firmware yang sesuai dengan tipe mesin fotocopy, misal Firmware IR5000 untuk mesin fotocopy Canon IR5000. Jika file di dalam folder Firmware sudah lengkap, maka Anda bisa lanjut ke langkah berikutnya. 
 
  • Ketiga, buka folder SST dari laptop atau komputer. Pada program ini Anda bisa menggunakan dua kabel, yaitu kabel LAN atau USB. Tergantung tipe mesin yang Anda gunakan. Hubungkan dulu mesin fotocopy dengan kabel sebelum Anda meneruskan cara install hardisk mesin fotocopy dengan menggunakan SST. 
 
  • Keempat, setelah mesin terhubung, buka program SST. Pada menu “Select a model to connect” yang ada di sisi paling kanan Anda, cari dan pilih tipe Firmware mesin fotocopy yang digunakan. Misal Anda pakai Canon IR5000, maka pilih Firmware untuk jenis tersebut. 
 
  • Kelima, pilih menu “HDFormat” yang muncul ketika Anda klik pilihan jenis mesin, sambil menyalakan mesin fotocopy dengan posisi angka nomor 2 dan 8 ditekan. Setelah itu, atur pilihan kabel yang Anda gunakan dan klik “Start” pada aplikasi SST. Kemudian, akan muncul permintaan format hardisk. 
 
  • Keenam, ikuti seluruh langkah untuk format hardisk dengan klik “OK” sampai proses tersebut selesai dan Anda diarahkan kembali ke menu utama. Saat sudah di menu utama, masuk ke IR5000dN atau IR apapun sesuai dengan jenis mesin Anda.
 
  • Ketujuh, ikuti proses instalasi dengan klik menu “Start” dan pilih opsi “OK” untuk menyelesaikan prosesnya. 
 
  • Kedelapan, masuk ke menu downloading dan pilih opsi bahasa sesuai preferensi Anda. Lalu, pilih opsi “OK” sampai seluruh prosesnya selesai, kira-kira selama lima sampai dengan tujuh menit. 
  Setelah semua proses tersebut selesai Anda lakukan, maka cara install hardisk mesin fotocopy pun sudah selesai. Anda bisa langsung menggunakan mesin untuk menggandakan dokumen kembali.  Baca juga: Merk Mesin Fotocopy Terbaik dan Terekomendasi

Cara Memperbaiki Hardisk Mesin Fotocopy 

Meskipun Anda sudah melakukan instalasi hardisk, namun terkadang ada hal-hal yang membuatnya eror hingga mesin fotocopy tidak dapat digunakan. Tanda hardisk error adalah munculnya kode seperti E602-001/E602-002/E602-003 dan lainnya. Kalau sudah begini, ikuti langkah berikut untuk memperbaikinya:
  • Hentikan proses fotocopy dan matikan mesin
  • Pada panel mesin fotocopy Anda, tekan angka 1 dan 9 secara bersamaan 
  • Sambil tetap menekan dua angka tersebut, nyalakan kembali mesin fotocopy. Jika layar monitor sudah menampilkan progress bar, artinya berhasil dan lepaskan tombol angka 1 dan 9 
  • Tunggu progress bar dan tulisan download di layar mesin fotocopy selesai. Proses ini akan sedikit lama
  • Setelah proses selesai, matikan dan nyalakan kembali mesin fotocopy Anda 
Nah, begitulah panduan singkat mengenai cara install hardisk mesin fotocopy. Kalau ada kesulitan dan tutorial tersebut tidak berhasil, maka sebaiknya panggil teknisi untuk memperbaiki. Bila Anda menginginkan mesin fotocopy baru yang terbaik, dapatkan penawaran spesial untuk produk Canon dan Fuji Xerox hanya di PusatfotoKopi.
Cara Fotocopy BPKB Motor yang Mudah

Cara Fotocopy BPKB Motor yang Mudah

Selain Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM), dan juga Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) menjadi dokumen yang paling sering diminta untuk di-fotocopy   Biasanya, fotocopy BPKB dilakukan untuk memenuhi prasyarat pengurusan kendaraan, pengajuan layanan bank, hingga urusan jual beli kendaraan bekas. Mengingat tingginya permintaan, Anda sudah harus tahu cara fotocopy BPKB motor yang mudah dan cepat!  

Cara Fotocopy BPKB Motor Bolak-Balik

Cara fotocopy BPKB motor yang pertama adalah dengan model bolak-balik. Artinya, salah satu sisi BPKB berapa di halaman atas, sedangkan sisi kedua berada di halaman bawah atau baliknya. Cara fotocopy bolak-balik ini mirip saat fotocopy untuk KTP, SIM, atau STNK yang hasil penggandaan dokumen dibuat semirip asli. Meski BPKB bentuknya buku, namun bisa saja dibuat menjadi dua sisi. Berikut caranya:   
  • Tentukan ukuran kertas yang akan digunakan
  • Buka lembar BPKB yang akan digandakan
  • Kemudian, posisikan halaman tersebut pada sisi sebelah kiri atas
  • Pilih ukuran kertas yang akan Anda gunakan. Bisa pilih A4 atau F4 
  • Setelah selesai memilih kertas, atur fitur penggandaan pada “Two Sided Mode,” lalu pilih “1-2 Sided” 
  • Tutup ADF dan tekan ”Start
  • Setelahnya, balik BPKB motor ke sisi sebelah kanan batas kertas
  • Tekan “Start” lagi kemudian tekan “Done” pada layar
  • Kini, cara fotocopy BPKB motor secara bolak-balik sudah berhasil Anda lakukan 
  Baca juga: Cara Mengatasi Paper Jam Pada Mesin Fotocopy Canon

Fotocopy BPKB Motor Sejajar

Cara kedua untuk menggandakan BPKB motor adalah dengan model sejajar kiri dan kanan. Fotocopy model ini dibuat mirip seperti asli, yang mana halaman BPKB saling sejajar membentuk sebuah buku. Untuk mencetak halaman BPKB sejajar pada selembar kertas A4 atau F4, begini langkah-langkahnya:   
  • Tentukan dulu ukuran kertas yang akan digunakan
  • Masuk ke program “Special Feature
  • Klik pilihan “Image Combination
  • Pilih opsi “2 on 1,” lalu klik “OK”
  • Setelah itu, masuk ke fitur “Shift” untuk menentukan posisi hasil fotocopy BPKB
  • Anda bisa memilih posisi yang diinginkan, misal pojok kanan atas
  • Setelahnya, klik “Done” dan kembali ke menu awal
  • Jika sudah mengatur program untuk fotocopy sejajar alias kanan kiri bersampingan, kini saatnya Anda melakukan proses penggandaan dokumen BPKB.
  • Letakkan BPKB di bagian kiri atas mentok pada pembatas
  • Lalu klik “Start” untuk menggandakan halaman sisi satu
  • Kemudian tunggu sampai perintah untuk meng-copy lembar kedua muncul
  • Tempatkan lembar kedua BPKB pada sisi sebelahnya, untuk menghasilkan cetakan sejajar 
  • Klik “Start” dan cara fotocopy BPKB motor dengan sejajar selesai dilakukan 
   

Cara Fotocopy BPKB Motor Atas Bawah

Cara terakhir untuk fotocopy BPKB motor adalah dengan model atas bawah. Biasanya, salah satu halaman berada di sisi atas, sedangkan halaman berikutnya ada di sisi bawah. Halaman yang muncul dulu diletakkan di bagian atas, sedang halaman yang muncul berikutnya diletakkan pada sisi bawah. Dengan begitu, fotocopy BPKB ini tetap terlihat urut sesuai dengan aslinya. Berikut tutorial fotocopy BPKB atas bawah:   
  • Pilih ukuran kertas yang akan Anda gunakan dan pastikan mesin fotocopy sudah menyala
  • Posisikan BPKB motor di bagian kiri kaca dan tengah-tengah kertas F4 yang Anda gunakan. Sehingga, BPKB ini tepat terletak di kiri tengah kaca mesin fotocopy
  • Selanjutnya, pilih program “Special Features
  • Pilih menu “Image Combination” dan klik “Next
  • Setelah itu, pilih “2 on 1” dan tekan “Next
  • Pilih opsi kertas U3/FLSC dan tekan “OK”
  • Kalau pengaturannya sudah benar, tekan “Done
  • Atur pengaturan zoom pada level normal atau 100%
  • Tekan tombol “Start” dan proses fotocopy akan berjalan
  • Untuk penggandaan sisi satunya, tempatkan BPKB di sebelum pertengahan kertas FLSC lalu tekan “Start” lagi, kemudian “Done” 
    Sekarang, Anda sudah lebih paham cara fotocopy BPKB motor secara bolak-balik, sejajar, maupun atas bawah. Jadi, kalau ada kebutuhan fotocopy BPKB, Anda bisa melakukannya sendiri. Misal Anda punya usaha fotocopy, tutorial di atas bisa digunakan untuk melayani kebutuhan pelanggan. Temukan tips dan trik lain mengenai fotocopy di website Pusatfotokopi. Kami juga menyediakan beragam jenis mesin fotocopy dari Canon dan Fuji Xerox untuk melengkapi kebutuhan Anda. 
WhatsApp chat