Cara Setting Kertas F4 di Mesin Fotocopy

Panduan Cara Setting Kertas F4 di Mesin Fotocopy Canon

Cara Setting Kertas F4 di Mesin Fotocopy?

Keberadaan mesin fotocopy sangatlah membantu dalam dunia perkantoran dalam hal menggandakan dokumen secara fisik. Seiring berjalannya waktu, mesin fotocopy pun berkembang dengan teknologi terkini. Di Indonesia sendiri ada banyak merek mesin fotocopy. Namun, salah satu yang paling terkenal dan banyak digunakan adalah mesin fotocopy Canon. Yuk, langsung cari tahu cara setting kertas F4 di mesin fotocopy.

Mesin fotocopy tersebut banyak digunakan selain di perkantoran, juga digunakan pada jasa fotocopy. Disamping itu, untuk men-setting kertas fotocopy juga beragam. Dalam tulisan ini akan diulas mengenai panduan cara setting kertas F4 di mesin fotocopy Canon. Selain itu, mengenai masalah yang biasa muncul pada saat melakukan fotocopy kertas F4. Berikut ulasannya.

 

Kendala yang sering muncul saat fotocopy kertas F4

Kertas dengan tipe F4 memang paling banyak dipilih untuk berbagai keperluan. Khususnya keperluan yang berkaitan dengan aktivitas perkantoran dan surat menyurat. Ukuran kertas ini adalah 22.5 cm x 33 cm. Dengan ukuran tersebut membuat kertas menjadi semakin panjang. Kertas ini juga seringkali disebut dengan kertas folio. Meski begitu terkadang ketika melakukan fotocopy kertas ini, ada saja kendala yang dihadapi. Semisalnya tidak terbaca atau terdeteksi oleh mesin.

Bisa saja hal ini terjadi karena laci yang biasanya ada apada nomor tiga mengalami kendala. Lebih lanjut, kendala ketika tidak terbaca terjadi dikarenakan cara setting yang anda lakukan kurang tepat. Oleh karena itu, dalam menggunakan mesin fotocopy Canon, Anda perlu untuk mempelajari setting kertas tersebut. Khususnya untuk kertas yang berjenis F4. Sebab, setiap kertas tentu memiliki setting yang berbeda-beda. Jika sampai salah, maka ini akan berpengaruh pada hasil fotocopy tersebut.

Cara setting kertas F4 di mesin fotocopy Canon

Lalu, bagaimanakah langkah langkahnya? Sebaiknya Anda mengetahui bagian-bagian dan cara kerja mesin fotocopy agar tidak bingung? Sebenarnya ada beberapa langkah mudah untuk melakukan setting tersebut. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda terapkan pada mesin fotocopy tersebut:

  • Pertama, pastikan mesin fotocopy tersebut dalam keadaan menyala atau stand by. Perhatikan pula daya listrik yang digunakan apakah sudah mencukupi dengan kebutuhan daya atau masih belum. Sebab, jika masih belum mencukupi dikhawatirkan dapat terjadi penambahan beban dan membuat mesin fotokopi menjadi mati dan tidak bisa digunakan. Terutama jika hal itu terjadi ditengah ketika Anda melakukan fotocopy. Tentu ini akan sangat mengganggu.
  • Setelah mesin fotocopy menyala, Anda bisa masuk ke menu ‘Service Mode’ yang ada. Caranya, Anda cukup menekan kode *28* pada tombol angka tersebut. Lalu tunggu beberapa saat hingga muncul tampilan selanjutnya pada layar mesin fotocopy.
  • Kemudian, jika layar berikutnya sudah muncul Anda bisa meneruskannya dengan memilih menu ‘Mode List’. Lanjutkanlah dengan memilih menu ‘Coppier’ pada bagian pojok kanan bawah.
  • Dari situ akan muncul menu baru dengan beberapa opsi lainnya. Anda bisa pilih menu ‘Option’ lalu pilih ‘CST’. Berikutnya setelah memilih menu tersebut Anda bisa memilih ‘CST3-UI’ dan gantilah nilainya menjadi 24.
  • Setelah semua langkah di atas sudah Anda lakukan, selanjutnya aktifkan ulang (restart) mesin fotocopy. Lalu, nyalakan kembali dan lakukanlah uji coba.

Ingin Membuka Usaha Fotokopi? Kami menyediakan Paket Usaha Fotocopy!

 

WhatsApp chat